Translate

Jumat, 29 Maret 2013

Tekanan Darah


Udah berapa kali aku cek ke klinik, ternyata hasilnya sama. Tekanan darahku tetap 100/70 mmHg. Dokternya bilang kalo aku emang keturunan darah rendah. Jadi, nggak masalah. Masih normal-normal aja. Emang ada orang-orang yang punya keturunan darah rendah. Sejujurnya aku masih bingung. Tekanan darahku rendah, tapi kok dibilang normal, ya? Kalo menurut Mbah Google sih, gini penjelasannya :




Tekanan darah merupakan suatu parameter fungsi kardiovaskular yang sangat penting. Tekanan darah seseorang sesungguhnya merupakan resultan dari kerja pompa jantungnya (kardiak) dan kondisi vaskular (pembuluh darahnya), sehingga tekanan darah = kardio + vaskular. Setiap komponen dari jantung ataupun pembuluh darah (termasuk isinya yaitu darah) akan menentukan seberapa besar tekanan darah seseorang.
Sebagai contoh, saat berolah raga aktif, jantung akan bekerja lebih keras sebagai mesin pompa untuk memenuhi kebutuhan sel-sel tubuh yang sedang membutuhkan energi lebih Akibatnya, komponen jantung (kardiak) meningkat sehingga tekanan darah wajarnya sedikit meningkat. Selain itu, tekanan darah juga dapat meningkat pada orang tua misalnya karena dinding pembuluh darah yang telah menjadi kaku (atherosclerosis).
Oleh karena itu, tekanan darah yang menyimpang dari normal perlu selalu dipikirkan adanya penyimpangan diantara kedua komponen tersebut, entah itu komponen kardiaknya atau vaskularnya.
Tekanan darah dilambangkan dengan 2 angka yaitu batas atas (sistolik) dan batas bawah (diastolik). Batasan normal untuk orang kebanyakan adalah sekitar 120 mmHg untuk sistolik dan 80 mmHg untuk diastolik. Untuk kondisi dimana sistolik sama dengan atau diatas 140 mmHg dan atau diastolik sama dengan atau diatas 90 mmHg maka kita mengenalnya sebagai hipertensi.
Lalu, bagaimana dengan istilah darah rendah atau hipotensi? Di dunia medis, terus terang topik hipotensi jauh kurang dibahas dibandingkan hipertensi. Namun, kita sudah dapat menyebut tekanan darah seseorang sebagai darah rendah umumnya jika sistoliknya dibawah 90 mmHg. Artinya, untuk tekanan sistolik antara 90 - 120 mmHg kita dapat menyebutnya sebagai variasi tekanan darah yang baik.

Sumber : http://www.wikimu.com/news/DisplayNews.aspx?id=12596, kesehatan.kompasiana.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar